Begitulah kehidupan bahwa enak dalam pandangan kita belum tentu enak menurut orang yang lain . Kata sawang sinawang adalah dari bahasa jawa yang artinya melihat dan dilihat .Sawang sinawang disini memiliki makna pandangan seseorang kepada orang tertentu , atau bisa juga pandangan kita terhadap orang lain dalam hal kesuksesan. Sawang sinawang hampir identik dengan pepatah "rumput tetangga kelihatan lebih hijau dari rumput kita sendiri".Dalam kehidupan bermasyarakat, kita atau seseorang selalu merasa iri dengan orang lain yang lebih kelihatan sukses dan enak hidupnya, padahal belum tentu orang yang kita pandang enak dan sukses merasakan apa yang kita prasangkakan. Bagaimana untuk menyikapi hal demikian ? Bersyukur adalah hal yang penting dalam menyikapinya. Bersyukur dengan apa yang kita peroleh, karena dengan bersyukur maka Allah akan menambahkan nikmat kepada kita, sesuai dengan Firman Allah "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, maka pasti Aku akan menambah (nikmat) kepadamu". (QS. Ibrahim : 7). Wallahu A'lam
Tuesday, October 02, 2012
Sawang sinawang
Begitulah kehidupan bahwa enak dalam pandangan kita belum tentu enak menurut orang yang lain . Kata sawang sinawang adalah dari bahasa jawa yang artinya melihat dan dilihat .Sawang sinawang disini memiliki makna pandangan seseorang kepada orang tertentu , atau bisa juga pandangan kita terhadap orang lain dalam hal kesuksesan. Sawang sinawang hampir identik dengan pepatah "rumput tetangga kelihatan lebih hijau dari rumput kita sendiri".Dalam kehidupan bermasyarakat, kita atau seseorang selalu merasa iri dengan orang lain yang lebih kelihatan sukses dan enak hidupnya, padahal belum tentu orang yang kita pandang enak dan sukses merasakan apa yang kita prasangkakan. Bagaimana untuk menyikapi hal demikian ? Bersyukur adalah hal yang penting dalam menyikapinya. Bersyukur dengan apa yang kita peroleh, karena dengan bersyukur maka Allah akan menambahkan nikmat kepada kita, sesuai dengan Firman Allah "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, maka pasti Aku akan menambah (nikmat) kepadamu". (QS. Ibrahim : 7). Wallahu A'lam