Masih dari sebuah desa, dimana baru saja usai dalam pesta warganya yaitu pemilihan kepala desa yang dimenangkan oleh salah satu calon kandidat, tapi suasana atau situasi masih sangat panas dalam artian masih perang batin antar warga yang ada disitu, dimana dalam suatu kampung itu telah kompak untuk memilih salah satu kandidat yang telah disepakati bersama, tetapi ada beberapa warga yang membelot karena tergiur oleh uang untuk memilih salah satu calon yang memberi uang tersebut, akhirnya terjadilah persetruan warga, sampai-sampai keluar kata-kata yang tidak sepantasnya untuk dikeluarkan bahkan sampai dipost di media sosial.
Hal-hal demikian memang sangat sensitif sekali dalam masyarakat, yang tadinya temen malah jadi musuh, bahkan sampai-sampai masih bersaudarapun bisa jadi tidak bertegur sapa. Sungguh sangat ironi sekali, dimana uang yang didapat tidak seberapa tetapi bisa berdampak hilangnya persaudaraan.
Buat teman-teman yang di sana, sudahlah jangan bersitegang, kita masih bersaudara, marilah kita berjabat tangan, berangkul rangkulan, seperti hari-hari sebelumnya, betapa indahnya kalau kita mau memaafkan satu sama lainya, serasa begitu sejuk dalam hati dan jiwa.
Buat apa bermusuhan yang tidak ada gunanya, siapapun yang jadi terpilih mari kita sama-sama untuk membangun desa supaya menjadi lebih baik dan lebih makmur, bukan begitu kawan..?.